![]() |
Jakarta --- H. Muhammad Ramlan Nurmatias, SH dan Ibnu Asis, S,STP, resmi mengemban amanah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi untuk periode 2025-2030. Keduanya dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2025.
Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis, dilantik secara serentak bersama 961 kepala daerah dari 481 daerah, mulai dari gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota terpilih hasil pilkada 27 November 2024 lalu. Dimana, pasangan kepala daerah Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis, telah ditetapkan KPU sebagai paslon dengan perolehan suara tertinggi di Kota Bukittinggi dengan 31.480 suara atau 51,7 persen.
961 kepala daerah dari 481 daerah yang dilantik Presiden
itu, berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), terdiri dari, 296
daerah yang tidak memiliki sengketa dan 209 daerah yang ditetapkan setelah
gugatannya ditolak MK.
Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam sambutannya,
menyampaikan, atas nama negara dan bangsa, mengucapkan selamat kepada 961
kepala daerah yang telah resmi dilantik pada hari ini. Kepala daerah yang
dilantik ini berasal dari 481 daerah di seluruh penjuru Indonesia, terdiri dari
33 Gubernur dan 33 Wakil Gubernur, 363 Bupati dan 362 Wakil Bupati, serta 85
wali kota dan wakil wali kota. Pelantikan serentak ini adalah catatan sejarah
baru bagi Indonesia. Ini adalah bukti bahwa demokrasi di Indonesia hidup,
berjalan dan terus berkembang secara dinamis.
"Kepentingan rakyat harus dibela dan diutamakan dalam setiap kebijakan yang diambil. Saya sadar, kepala daerah yang dilantik hari ini berasal dari berbagai latar belakang partai politik, suku, agama dan budaya yang berbeda. Namun, ingatlah bahwa kita semua lahir dan besar di bawah naungan keluarga besar Nusantara. Karena itu, saya mengajak untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada rakyat. Mari berbuat yang terbaik bagi bangsa ini. Mari bekerja keras untuk menghadirkan kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengungkapkan rasa
syukur, karena dapat kembali mengabdi sebagai Wali Kota Bukittinggi, bersama
Wakil Wali Kota Ibnu Asis, atas kepercayaan masyarakat. Pada periode 2025-2030
ini, Ramlan-Ibnu, mengusung visi “Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan
Berbudaya”.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kota
Bukittinggi atas dukungannya, serta selamat kepada seluruh kepala daerah
Khususnya di Sumatera Barat yang dilantik hari ini. Tentu setelah pelantikan
ini, ada banyak tugas yang menanti untuk kita laksanakan. Seperti arahan
Presiden Prabowo, kita diminta untuk memperhatikan kondisi daerah
masing-masing, termasuk kondisi keuangan daerah. Semoga amanah yang diberikan
dapat kita jalankan dengan sebaik-baiknya," ungkapya
Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis juga telah menetapkan misi,
meningkatkan kualitas SDM Bukittinggi yang berdaya saing global, berakhlak dan
berbudaya. Membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana secara terpadu,
berwawasan lingkungan dan inklusif, guna menciptakan suasana kota yang nyaman,
aman dan ramah untuk semua kalangan. Mengembangkan tata kelola pemerintahan
yang baik.
Membangun perekonomian masyarakat yang berkeadilan dengan
mengembangkan ekonomi digital yang berbasis pada sektor unggulan pariwisata,
ekonomi kreatif, perdagangan dan jasa. Mengembangkan sistem perlindungan sosial
yang berkeadilan.
Dalam pelantikan tersebut, Ramlan Nurmatias juga didampingi
istri, Ny. Yesi Endriani Ramlan. Sementara, Ibnu Asis, juga didampingi istri,
Ny. Yasmiati Ibnu Asis dan juga Ketua DPRD Bukittinggi.
Pelantikan 961 kepala daerah pada 20 Februari 2025 menjadi
momen penting dalam pemerintahan daerah Indonesia. Bahkan, prosesnya menjadi
sejarah, karena untuk pertama kalinya, kepala daerah terpilih hasil pilkada,
dilantik langsung secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia. Setelah
dilantik, kepala daerah terpilih, dijadwalkan mengikuti pembekalan atau retret,
di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, hingga 28 Februari mendatang.(Ridwan/IKP).